• 0728-21345
  • 14 Aug 20 21:05 PM

10 Pekon di Lambar Masuk Kategori Pekon Mandiri, Bupati Apresiasi Kinerja P3MD

Bupati Lampung Barat H. Parosil Mabsus mengapresiasi atas capaian kinerja Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) yang dapat mengangkat 10 Pekon di Lampung Barat menjadi Pekon Mandiri, diketahui jumlah Pekon/Desa Mandiri di Provinsi Lampung saat ini hanya 21 Pekon dan 10 Pekon diantaranya terdapat di Lampung Barat.

Hal itu disampaikan Bupati saat memimpin langsung acara Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Capaian Dana Desa 2015-2019 Kabupaten Lampung Barat yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pekon (PMP) bertempat di Aula Kagungan Setdakab yang turut dihadiri Wakil Bupati H. Mad Hasnurin, Kepala Dinas PMP Ronggur L. Tobing, S.Ip, M.Si., serta 66 P3MD yang terdiri dari Tenaga Ahli (TA), Pendamping Pemberdayaan (PDP), Pendamping Desa Tekhnik (PDTI) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) se-Kabupaten Lampung Barat. Senin (20/07/2020).

Rincian 10 pekon di Lampung Barat yang masuk dalam kategori Pekon mandiri yaitu Pekon Tanjungraya Kecamatan Waytenong, Pekon Giham Sukamaju dan Pekon Pampangan  Kecamatan Sekincau, Pekon Gedungsurian dan Pekon Tri Mulyo Kecamatan Gedungsurian, serta lima pekon di Kecamatan Suoh yaitu Pekon Sumberagung, Pekon Ringinsari, Pekon Sukamarga, Pekon Bandingagung dan Pekon Tuguratu.

Bupati mengatakan, penilaian pekon mandiri ini dilihat dari sisi kemampuan pekon/desa mengurus dirinya sendiri dengan kekuatan yang dimilikinya, sehingganya pemerintah Pekon/desa memiliki kewenangan dalam mengatur dan mengelola pembangunan yang didukung oleh kemandirian dalam perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan pembangunan.

"Pemerintah pekon bisa merencanakan, menganggarkan, dan melaksanakan pembangunan dan mengawasi hasil pembangunan untuk kesejahteraan warga di pekon,". Ucap Bupati.

Lanjut Bupati, Kabupaten Lampung Barat merupakan Kabupaten Agraris sehingganya banyak peluang dalam mensejahterakan masyarakat dan menjadikan Pekon mandiri, hal itu dapat dilihat dari sisi perekonomian masyarakat yang dapat mengelola hasil buminya sendiri ditambah dengan wisatanya.

"Kabupaten kita kabupaten agraris, sehingga masyarakat dapat mengelola hasil bumi seperti singkong, padi, pisang yang itu tak mengganggu tanaman budaya kita yaitu kopi, ditambah lagi dengan pesona wisata kita,'".

Terakhir Bupati mengutarakan bahwa capaian ini tak terlepas dari 3 komitmen Bupati yaitu Literasi, Konservasi dan tangguh bencana yang tak dimiliki oleh kabupaten lain. Sehingganya Bupati meminta aparatur pekon, kecamatan maupun aparatur kabupaten untuk mempelajari dan mengevaluasi capaian 3 komitmen ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Info Terbaru

Agenda Kegiatan

Acara Pemilihan Muli Mekhanai

Hari/Tanggal : Selasa, 24 Maret... (24 Maret 2020)

Acara Celugam Nyambai festival 2020

Hari/Tanggal : Sabtu, 21 Maret... (21 Maret 2020)

Safari Jumat

Hari/Tanggal : Jumat, 13 Maret... (13 Maret 2020)

Pengajian Sido Makmur

Hari/Tanggal : Minggu, 22 Maret... (22 Maret 2020)

Senam Bersama

Hari/Tanggal : Jumat, 13 Maret... (13 Maret 2020)

Harga Sembako

No Nama Satuan Harga
1 Gula Putih Kg Rp. 13.000,-
2 Beras Putih Kg Rp. 11.000,-

Lokasi Strategis

Wisata Lumbok Seminung Lampung Barat

Lumbok Seminung, Kabupaten Lampung Barat, Lampung...

Danau Suoh Lampung Barat

Suka Marga, Suoh, Kabupaten Lampung Barat, Lampung...

Masjid Islamic Center Baitul Mukhlisin Lampung Barat

Jl. Lintas Liwa - Bandar Lampung, Sekuting, Pekon Watas, Watas, Balik Bukit,...

Kantorpos Liwa

Jl. Raden Intan, Pasar Liwa, Balik Bukit, Sukamenanti, Way Mengaku, Balik...

Masjid Baiturrahim, Lampung Barat

Way Mengaku, Balik Bukit Kabupaten Lampung Barat, Lampung...

Statistik Pengunjung

Pengunjung
Total Pengunjung : 664502
Pengunjung Hari Ini : 1114
Kemarin : 1378
Minggu Ini : 8844
Minggu Kemarin : 8315
Bulan Ini : 16334
Bulan Kemarin : 29396