22 Jul 18 10:04 AM

“Lindungi Buah Hari Anda Dari Bahaya Measles Rubella MR”

Lampung Barat. Senin, 9 Juli 2018. Pemerintah Kabupaten Lampung Barat melalui Dinas Kesehatan Menggelar Advokasi Dan Sosialisasi Dalam Rangka Pelaksanaan Kampanye Imunisasi Measles Rubella (MR) Tahun 2018 di Aula PKK, Senin (09/07/2018).

Dalam acara tersebut juga dilaksanakan  penanda tangan komitmen bersama dukungan pelaksanaan imunisasi measles rubella(MR) Sekdakab Lambar Akmal Abdul Nasir SH  bersama Dinas  Kesehatan Provinsi Lampung.

Acara ini berlangsung di gedung PKK Lampung Barat, pada pukul 09.00 s/d selesai, dihadiri oleh Bapak Sekretaris Daerah Lampung Barat, Ibu Narasumber Dinas Kesehatan Provinsi Lampung beserta rombongan,Bapak Kapolres Lampung Barat, Bapak Dandim Lampung Barat, Ibu Ketua TP PKK, DWP, GOW, dan organisasi profesi lainnya  dan peserta advokasi sosialisasi. Adapun Tujuan kegiatan ini dilaksanakn adalah sebagai upaya mensosialisasikan, advokasi dan menyamakan persepsi pelaksanaan Imunisasi MR yang akan dilaksanakan pada tahun 2018 di Kabupaten Lampung Barat. Peserta yang hadir pada kesempatan ini berasal dari beberapa instansi terkait. Dinas Kesehatan dan Puskesmas se Kabupaten Lampung Barat , dengan jumlah peserta sebanyak 95 orang yang terdiri dari: unsur TNI, Kepolisian, OPD terkait, Camat, Dinas Kesehatan ,Puskesmas, BPJS, Sekolah (Paud,SD,SMP) PPNI, IBI, PKK, DWP, GOW dan PGRI. 

Dalam sambutan Sekdakab Lambar Akmal Abdul Nasir, S.H., Menyampaikan indonesia berkomitmen untuk mencapai eliminasi campak (measles) dan rubella pada tahun 2020, maka dilakukan strategi nasional melalui beberapa kegiatan salah satunya pemberian imunisasi tambahan campak dan rubella atau imunisasi MR dilaksanakan diseluruh provinsi se-indonesia dengan 2 fase. 

Fase 1 dilaksanakan pada tahun 2017 untuk daerah dipulau jawa, fase II dilaksanakan pada tahun 2018 diseluruh daerah diluar pulau jawa termasuk kabupaten Lambar." Campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular yang disebabkan oleh virus dan ditularkan melalui batuk dan bersin yang bisa menyebabkan radang paru, radang otak, kebutaan bahkan dapat menyebabkan kematian. penyakit ini dapat berpotensi menjadi wabah apabila cakupan imunisasi rendah dan kekebalan kelompok tidak terbentuk",ungkapnya.

Sementara  rubella adalah penyakit yang sering menginfeksi anak dan dewasa muda yang dapat mengakibatkan kelainan mata, kelainan jantung, tuli, kerusakan jaringan otak, dan keterlambatan perkembangan.

"Menjaga anak adalah membuat anak tetap sehat, ini adalah tugas setiap orang tua dan juga tugas dari negara, kita didik, kita jaga dan kita ayomi terutama menjaga mereka dari berbagai penyakit yang berbahaya dan mematikan seperti campak dan rubella yang sudah terbukti dan diketahui diseluruh dunia. karena itu, saya mendukung penuh dilaksanakannya imunisasi nasional, agar anak-anak kita bisa bebas dari campak dan rubella, ingat bahwa imunisasi ini bukan hal baru dan kita sudah pernah berhasil melakukannya untuk cacar, polio dan tetanus. jadi saya percaya, saat ini dengan niat yang baik kita juga insya allah bisa melaksanakan dan berhasil untuk melakukan imunisasi campak dan rubella",ujarnya.

Terakhir kepada semua pihak terkait agar semua turun kelapangan, kegiatan ini harus disebarluaskan kesekolah-sekolah, kepondok pesantren, madrasah-madrasah dan utamanya saudara-saudara kita yang mempunyai anak yang menjadi sasaran, bahwa imunisasi ini baik untuk kesehatan anak-anak kita.  Sebagai pemberi pelayanan telah dibuka pintu posyandu, pintu puskesmas, rumah sakit dan semua pelayanan kesehatan yang ditunjuk untuk melaksanakan imunisasi campak dan rubella ini. Sehingga kegiatan ini dapat berlangsung sukses dan cakupan imunisasi dapat sesuai target yang ditentukan.

Sementara itu dalam Laporannya Ketua Panitia Kasi Surveilans Dan Imunisasi Dinas Kesehatan Lambar, Tika Megi  Fitrianingsih, S.Kep.,Menyampaikan sosialisasi ini adalah sebagai upaya mensosialisasikan advokasi dan menyamakan persepsi pelaksanaan Imunisasi MR yang akan di laksanakan pada tahun 2018 di Kabupaten Lambar.

(Hestina Kominfo)